Mossafer (The Traveller): Menyentil Si Degil

mosafer1

Kembali menjadikan anak lelaki yang menjelang remaja sebagai tokoh utama, Kiarostami kali ini sedikit mengalihkan fokusnya. Jika pada Tadjrebeh ia memotret polah dan reaksi tokoh utama atas pengaruh dan tekanan di sekitarnya, kali ini ia menjangkau reaksi – serta konsekuensi – dari aksi Qassem (Hassan Darabi). Tentunya aksi yang penuh dengan unsur kenakalan dan kebanalan.

Syahdan, Qassem, seorang anak lelaki yang hobi bermain sepakbola sampai-sampai berulangkali bermasalah dengan sekolah dan keluarganya. Suatu saat, ia yang tinggal jauh dari ibukota Iran ini hendak menyaksikan langsung pertandingan sepakbola tim nasionalnya yang akan bertanding dalam kurun waktu dua hari. Menghalalkan segala cara sekalipun ia tempuh demi menyatakan kehendaknya. Dari mencuri, berbohong, menipu, hingga menilap ia lakukan. Kelakuan nekatnya ini bukan tanpa taruhan. Berkurangnya waktu belajar sebelum ujian serta kepercayaan orang tua dan kawan-kawan satu tim sepakbolanya bahkan rela ia jadikan jaminan.

Continue reading

Advertisements