Krigen (A War): Pasca Perang yang Tak Melulu Tenang

 

Meskipun tak selalu, tapi kerap kali perang dijadikan pilihan demi mencapai kedamaian. Sebuah paradoks yang tak jarang menjadi alasan dihelatnya perang. Tak jarang pula kedamaian itu menyerang balik si pion yang mengawal pos terdepan peperangan itu. Seperti yang kali ini dialami Claus Pedersen (Pilou Asbæk).

Sebagai komandan regu patroli yang mengawasi pergerakan Taliban pasca berakhirnya perang di Afghanistan, keberadaan ia dan anak buahnya diterima dengan baik oleh penduduk sekitar. Penerimaan atas para perwakilan militer Denmark ini divisualisasikan oleh bagaimana akrabnya anak-anak kecil berinteraksi dengan mereka. Penerimaan yang serta merta melahirkan kepercayaan. Kepercayaan ini ditunjukkan kala salah satu penduduk memohon pertolongan untuk pengobatan anaknya yang terluka. Bantuan yang diberikan regunya, ternyata awal dari segala malapetaka.

Berawal dari penolakan atas permohonan mengungsi dari si penduduk setelah mendapat ancaman dari Taliban, Claus memanfaatkannya sebagai momentum penyerangan. Operasi yang dipimpinnya langsung rupanya tidak berjalan lancar, dan memaksanya untuk mengambil keputusan sulit di situasi genting. Keputusan yang rupanya menggiringnya pada pembebastugasan dari posisinya. Keputusan yang dibayar mahal dengan meninggalnya 11 penduduk sipil sekitar.

Alur cerita linier yang disajikan film ini diselingi pula dengan situasi yang dialami anak dan istrinya, Maria (Tuva Novotny) selama ditinggal suaminya bertugas. Gambaran kerinduan yang dirasakan keduanya diobati oleh komunikasi via telepon satelit. Kesulitan sang istri dalam mengurus ketiga anaknya, terutama dalam mengatasi perubahan sikap anak keduanya, menjadi ide inti dari disorotnya sudut pandang sang istri. Akting dari Tuva Novotny sangat meyakinkan di film ini, mewakili rasa ketidakpastian serta penantian akan kepulangan sang suami, yang sekiranya baru akan kembali tiga bulan lagi.

Akan tetapi, rencana kepulangan tersebut batal terjadi. Bukan ditunda, kepulangan Claus justru dipercepat. Kepulangan yang disambut dengan rasa senang bercampur keheranan dari Maria. Benaknya penuh tanya, karena yang dinanti tak juga menjelaskan duduk perkara.
Continue reading

Advertisements