The Handmaiden: Kepingan Intrik dalam Mozaik

the-handmaiden

Selaras dengan reputasi yang telah dibangunnya dalam Vengeance Trilogy, Park Chan-wook kembali hadir dengan film beraliran psychological thriller dalam sematan berahi. Dalam The Handmaiden, ia membalut intrik, menyandingkannya dengan desain produksi yang apik, dan dengan narasi multiperspektif yang unik, ia kulik. Tentu saja, dengan ciri khasnya sebagai sutradara, selalu ada unsur yang oleh karakter utama tidak mampu ditampik.

Di era kependudukan Jepang di Korea Selatan, seorang penipu ulung yang memiliki nama palsu Fujiwara (Ha Jung-woo), merekrut seorang pencopet yang tinggal di rumah penadah sekaligus toko perak, Sook-Hee (Kim Taer-ri). Ia hendak dijadikan pelayan baru yang melayani kebutuhan pribadi Nona Hideko (Kim Min-hee), seorang ahli waris perempuan ‘polos’ yang dipingit oleh pamannya yang cabul, Kouzuki (Jo Jin-woong). Rencana awalnya, Fujiwara akan mempersunting Hideko dan dengan bantuan Sook-Hee, melibas harta warisannya. Tanpa seorang pun duga, konspirasi yang tertata dengan rapi, justru terintervensi urusan hati.

Continue reading

Advertisements