Hell or High Water: Menangkal Aral

Hell or High Water.gif

I’ve been poor my whole life, like a disease passing from generation to generation. But not my boys, not anymore.”

— Toby Howard

Sepasang kakak beradik, Tanner Howard (Ben Foster) dan Toby Howard (Chris Pine), merampok sebuah bank di suatu pagi. Tidak satu, tapi dua, hingga tingga cabang bank bernama Texas Midland Bank yang mereka sambangi. Melihat pola perampokan yang rapi dan hati-hati, seorang polisi lokal Marcus Hamilton (Jeff Bridges) bersama rekannya, Alberto Parker (Gil Birmingham), berupaya mengejar kedua tersangka. Sambil melakukan pengejaran, perlahan tabir sistem keuangan yang bobrok mereka buka.

Di awal, meskipun penyimak lebih banyak menyaksikan aksi dari kedua pelaku perampokan, tapi melalui teknik penceritaan yang cakap tidak diungkap apa motif yang dikandung mereka berdua. Satu demi satu, didukung naskah yang tertata baik oleh Taylor Sheridan – yang juga kebagian peran menjadi koboi yang menyelamatkan gembala sapinya dari kebakaran hutan – motif itu perlahan terkuak. Meninggalnya ibu kandung keduanya meninggalkan warisan rumah yang ditempati selama ini oleh Toby. Hanya saja, rumah tersebut masih menyimpan hutang cicilan dan juga reverse mortgage (hutang hipotek) pada salah satu bank: Texas Midland Bank.

Jika diperhatikan secara saksama, sebenarnya landasan cerita ini amatlah sederhana. Namun penyusunan cerita oleh Sheridan yang turut menyertakan trik-trik dalam pencurian dan pencucian uang sangatlah menarik. Bukan hal yang baru, hanya saja hal yang luput diangkat dalam film bertema sejenis. Bisa dikatakan Hell or High Water adalah evelasi dari dongeng Robin Hood versi koboi dengan penyertaan isu problematik keuangan kontemporer.

Isu keuangan yang sempat melanda perekonomian Amerika Serikat (AS) di kisaran 2009 lalu, sebenarnya juga pernah dibahas secara bernas dalam The Big Short dan dielaborasi secara komprehensif dalam dokumenter The Inside Job. Dari sisi pemilik rumah, krisis yang disebabkan spekulasi di cicilan dan hipotek perumahan ini juga pernah dibahas dalam 99 Homes. Dalam film ini, meski tidak menyinggung soal krisis, akan tetapi pada turunannya persoalannya masih sama serupa dengan persoalan krisis bernama subprime mortgage tersebut. Pun, aral ini tidak lantas membuat Toby terpental, justru bersama Tanner mampu mereka akali dan tangkal.

Karena demi anak dan (mantan) istri, apapun akan ia jalani.

Hell or High Water (2016) | Sutradara: David Mackenzie | Durasi: 103 Menit | Pemeran: Ben Foster, Chris Pine, William Sterchi, Buck Taylor, Jeff Bridges, Gil Birmingham, Katy Mixon, Taylor Sheridan, Marin Ireland, John-Paul Howard.

Rating4stars

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s