In the Mood for Love: Kisah Romantis yang Platonis

vlcsnap-error030

Nasib kerap menjadi rambu dalam perjalanan kehidupan. Bukan hal yang mustahil bagi insan yang melaju di jalurnya masing-masing untuk saling berpapasan. Sekelebat. Tidak melenggang dalam kelanggengan. Untuk kemudian kembali menderu hingga membiru.

Asimtot. Kata itulah yang tepat mendeskripsikan kisah platonis di dalam In the Mood for Love. Karakter utamanya, Chow Mo-Wan (Tony Leung), adalah seorang penulis yang bekerja di perusahaan surat kabar harian di Hong Kong. Berlatar paruh awal dekade 1960-an, saat itu adalah hal yang lumrah untuk menyewa kamar di apartemen yang dimiliki pasangan yang sudah senior. Ia kemudian berjumpa dan bertetangga dengan Mrs. Chan (Maggie Cheung), seorang sekretaris di perusahaan pelayaran yang juga menyewa kamar bersama suaminya. Nasib mempertemukan keduanya, kesamaan nasib kian mendekatkan keduanya.

Continue reading

Days of Being Wild: Serangkai Kisah Kasih Tak Sampai

vlcsnap-error655.png

Dalam upaya menuju sesuatu yang dikejar, terkadang kita acuh akan apa yang terjadi di sekitar. Tenggelam dalam fokus hingga ego menjadi sentral dan menganggap faktor lain seolah residual.

Dalam Days of Being Wild, keterpusatan ego berada pada karakter Yuddy (Leslie Chung), seorang playboy pasif agresif yang karakteristiknya berada di garis tipis antara angkuh dan acuh. Interaksinya dengan dua wanita sebaya, So Li Zhen (Maggie Cheung), seorang penjual tiket di stadion sepakbola dan Mimi (Carina Lau), seorang penari di klub malam, terjadi pada momen yang tidak tepat. Setidaknya bagi Yuddy. Keduanya hanyalah pemalingan atas keterusikan oleh rasa penasaran akan kehadiran sosok yang berasal dari kabar yang disampaikan oleh ibu – yang atas konsekuensi kabar itu hanyalah ibu – angkatnya (Rebecca Pan).

Continue reading